Grad shape
Grad shape
BIDANG P2P

Puskesmas Betaf Gelar Sosialisasi Program EDAT, Perkuat Komitmen Eliminasi Malaria di Distrik Pantai Timur

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta memperkuat komitmen lintas sektor terhadap upaya eliminasi malaria di Kabupaten Sarmi, Puskesmas Betaf menggelar Sosialisasi dan Advokasi Lintas Sektor Program Malaria EDAT (Early Diagnosis and Treatment) pada Senin, 14 Juli 2025, bertempat di Aula Markus Mansnembra, Distrik Pantai Timur.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah pemangku kepentingan di wilayah kerja Puskesmas Betaf, termasuk Kepala Distrik Pantai Timur, Yosep Otniel Skofey, S.Sos, sepuluh kepala kampung, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintahan kampung. Dari jajaran Puskesmas Betaf, hadir langsung Kepala Puskesmas Betaf, Leunart Yankesman, AMG, bersama tim pelaksana yang terdiri dari PJ Malaria, PJ Kesling/Surveilans, PJ Farmasi, dan dokter umum. Acara dipandu oleh moderator Zr. Erna Gare, Amd.Kep.

Turut hadir dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi, Eron J. Depondoye, S.Kep., Ns selaku PJ Program Malaria sekaligus Kasie P2M, bersama perwakilan PJ Surveilans dan staf dari Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK).

Dalam sambutannya, Kepala Distrik Pantai Timur menegaskan bahwa kerja sama antara tenaga kesehatan dan pemerintah kampung adalah kunci utama dalam memberantas malaria. Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan pengobatan tepat waktu, sebagaimana ditekankan dalam strategi program EDAT, guna menurunkan angka kesakitan dan memutus rantai penularan penyakit.

Eron J. Depondoye dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya peran aktif Juru Malaria Kampung (JMK) dalam mendeteksi gejala, memantau kasus, dan memastikan pengobatan sesuai standar yang berlaku di masing-masing kampung.

Mendukung hal tersebut, Kepala Distrik juga mengajak para kepala kampung untuk menjadi mitra strategis Puskesmas Betaf dalam mengawal pelaksanaan program-program kesehatan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintahan kampung sangat menentukan keberhasilan program EDAT secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul pemahaman yang lebih kuat dan komitmen bersama antara Puskesmas, pemerintah distrik, dan para kepala kampung untuk bersama-sama menanggulangi malaria secara menyeluruh di wilayah kerja Puskesmas Betaf, Distrik Pantai Timur.


Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Masukkan Komentar Anda
Email anda tidak akan ditampilkan*