Grad shape
Grad shape
BIDANG YANKES

Dinas Kesehatan Kunjungi RSUD Hendrik Fintay terkait Rujukan TB RO

Pembahasan Rumah Sakit Rujukan TB RO, Dinas Kesehatan Kunjungi RSUD Hendrik Fintay Kabupaten Sarmi

Sarmi, 13 Juni 2025 – Dalam upaya memperkuat penanganan dan layanan rujukan bagi pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO), Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi melalui Penanggung Jawab Program TB, Desy H. Lestaluhu, S.Kep, bersama Kepala Seksi Rujukan, Maartje Berhitu, SKM, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrik Fintay, Kabupaten Sarmi.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Direktur RSUD Hendrik Fintay, drg. Agustinus Sarasak, didampingi oleh tim medis yang terdiri dari dr. Agnes Hegemur, dr. Willy Rumbino, dan Lalu Irwandi, SKM., M.Epid. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaboratif, dengan agenda utama membahas kesiapan RSUD Hendrik Fintay sebagai Rumah Sakit Rujukan TB RO di wilayah Kabupaten Sarmi.

Dalam diskusi yang berlangsung, dibahas beberapa aspek penting seperti kesiapan sumber daya manusia, alur rujukan pasien, fasilitas layanan laboratorium, ruang perawatan isolasi, serta pencatatan dan pelaporan kasus TB RO. Selain itu, disoroti pula pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan pengendalian TB RO yang menjadi salah satu prioritas nasional dalam bidang kesehatan.

Desy H. Lestaluhu, S.Kep menyampaikan bahwa RSUD Hendrik Fintay memiliki potensi besar untuk menjadi fasilitas rujukan TB RO, namun dibutuhkan dukungan berkelanjutan dalam hal pelatihan tenaga kesehatan, penyediaan logistik obat, serta pemantauan kepatuhan pengobatan pasien.

Sementara itu, Kepala Seksi Rujukan, Maartje Berhitu, SKM menekankan pentingnya integrasi sistem informasi rujukan serta pendampingan kasus dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit, agar proses rujukan dapat berjalan efektif dan efisien.

Direktur RSUD Hendrik Fintay, drg. Agustinus Sarasak, menyambut baik kunjungan dan pembahasan tersebut. Beliau menyatakan kesiapan rumah sakit untuk terus berbenah dan memenuhi standar pelayanan TB RO, demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Sarmi.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan layanan rujukan TB RO yang terintegrasi dan berkualitas di Kabupaten Sarmi, serta memperkuat komitmen bersama dalam eliminasi TB menuju Indonesia bebas TB tahun 2030.


Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Masukkan Komentar Anda
Email anda tidak akan ditampilkan*