Sarmi, 08 Mei 2025 — Dalam upaya menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi bersama Puskesmas Sarmi melaksanakan kegiatan pengendalian vektor DBD yang berfokus di wilayah Kelurahan Sarmi Kota pada Kamis, 08 Mei 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pengendalian penyakit berbasis lingkungan, menyusul adanya peningkatan potensi kasus DBD di wilayah tersebut akibat kondisi cuaca yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penular utama.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain:
-
Penyuluhan langsung kepada warga mengenai 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air).
-
Fogging fokus di area yang teridentifikasi sebagai titik rawan berdasarkan laporan masyarakat dan hasil surveilans.
-
Pemeriksaan jentik (PJB) di rumah-rumah warga dan fasilitas umum untuk mendeteksi potensi tempat berkembang biaknya nyamuk.
-
Distribusi abate untuk memberantas jentik nyamuk di tempat penampungan air warga.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarmi menyampaikan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk memutus siklus hidup nyamuk penyebab DBD. “Pengendalian vektor tidak hanya bisa dilakukan oleh petugas, tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat. Pencegahan terbaik adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sarmi menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum edukasi berkelanjutan kepada warga untuk lebih waspada dan tanggap terhadap gejala DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, dan munculnya bintik-bintik merah di kulit.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, risiko penyebaran DBD di Kelurahan Sarmi Kota dapat ditekan, dan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan sebagai benteng pertama pencegahan penyakit.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan komentar!